Beranda blog

Gubernur BI Klarifikasi Data Dana Mengendap Pemda di Bank, Sumbernya dari BPD

0
Gubernur BI Klarifikasi Data Dana Mengendap Pemda di Bank, Sumbernya dari BPD
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI.

BANJARBARU POST, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan bahwa data dana mengendap milik pemerintah daerah (Pemda) yang ada di perbankan berasal langsung dari laporan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Pernyataan ini menyusul polemik yang muncul antara pemerintah pusat dan daerah terkait perbedaan data mengenai dana Pemda yang mengendap di bank.

Perry menjelaskan bahwa data rekening Pemda yang mengendap di perbankan disampaikan oleh BPD dan diterima oleh BI, kemudian disampaikan ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Kami terima laporan dari BPD, dan itu yang kami sampaikan kepada Kemenkeu,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (12/11).

Pernyataan ini mencuat setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menantang Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk membuka data terkait dana yang mengendap di perbankan milik Pemprov Jawa Barat, yang mencapai Rp4,17 triliun. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa dana tersebut tidak berada dalam bentuk deposito.

Menanggapi tantangan tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa data simpanan Pemda di bank berasal dari BI. Ia menyarankan Dedi Mulyadi untuk langsung memeriksa data tersebut di Bank Sentral. “Tanya saja ke Bank Sentral, itu kan data dari sana,” katanya, menambahkan bahwa data yang diperoleh merupakan laporan perbankan yang mencakup dana Pemda.

Menurut data BI per 30 September 2025, total dana Pemda yang mengendap di perbankan mencapai Rp233 triliun. Sementara itu, dana yang tercatat milik Pemprov Jawa Barat sebesar Rp4,17 triliun. Berbeda dengan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mencatat dana Pemda yang mengendap mencapai Rp215 triliun per 17 Oktober 2025, dengan dana Pemprov Jabar sebesar Rp2,67 triliun.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa perbedaan data ini disebabkan oleh perbedaan waktu pencatatan data. Misalnya, pada Agustus 2025, dana Pemda Jawa Barat tercatat sebesar Rp4,1 triliun, yang terdiri dari Rp3,8 triliun dana Pemda dan Rp300 miliar milik Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang tidak berada di bawah kendali provinsi. Namun, setelah dilakukan pengecekan per akhir September 2025, dana tersebut berkurang menjadi Rp2,3 triliun, sesuai dengan catatan KDM.

“Karena waktunya berbeda, uangnya sudah terbelanjakan sebagian. Itu yang menyebabkan perbedaan data antara BI dan Kemendagri,” jelas Tito. (red)

Facebook Comments Box

Direktur Utama Bank Kalsel Buka Suara Soal Isu Dana Mengendap, Ini Penjelasannya

0
Direktur Utama Bank Kalsel Buka Suara Soal Isu Dana Mengendap, Ini Penjelasannya
Kantor Utama Bank Kalsel Jalan Lambung Mangkurat No.7 Kota Banjarmasin. (Dok. Humas Bank Kalsel)Baca lagi yuk di: https://beranda.co/direktur-utama-bank-kalsel-buka-suara-soal-isu-dana-mengendap-ini-penjelasannya/

BANJARBARU POST, Banjarmasin — Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan mengenai dana mengendap sebesar Rp5,165 triliun yang dikaitkan dengan Pemerintah Kota Banjarbaru.

Dalam keterangan tertulisnya, Fachrudin menegaskan bahwa informasi tersebut bersumber dari kekeliruan teknis dalam penginputan data perbankan, bukan mencerminkan kondisi aktual saldo rekening pemerintah daerah yang bersangkutan.

“Kami pastikan informasi itu tidak benar. Yang terjadi adalah kekeliruan teknis penginputan data dalam sistem pelaporan perbankan, bukan kondisi nyata saldo milik Pemerintah Kota Banjarbaru,” tegas Fachrudin.

Bank Kalsel mengakui telah terjadi kesalahan administrasi pada sistem Antasena LBUT-KI (Laporan Bulanan Terintegrasi Bank Umum – Kelayakan Investasi), khususnya dalam pengisian sandi golongan nasabah. Kekeliruan tersebut menyebabkan beberapa rekening pemerintah daerah terinput pada kategori yang tidak sesuai.

Namun demikian, status kepemilikan maupun nilai saldo rekening sama sekali tidak terpengaruh. Seluruh dana tetap aman dan tercatat dalam sistem Bank Kalsel.

Adapun total rekening yang terdampak sebanyak 13 fasilitas dengan saldo mencapai Rp4,746 triliun. Seluruh rekening tersebut telah diverifikasi dan dikelola secara normal tanpa ada perubahan atau kehilangan dana.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen profesional, Bank Kalsel segera melakukan langkah-langkah korektif, antara lain:

Melakukan klarifikasi dan koreksi langsung kepada Bank Indonesia (BI) selaku regulator perbankan.

Melakukan sinkronisasi data dan koordinasi bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Pemerintah Kota Banjarbaru untuk memastikan kesesuaian data laporan.

Fachrudin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga transparansi dan akurasi pelaporan keuangan sebagai bagian dari tata kelola yang baik.

“Kami menyadari pentingnya keakuratan data dan pelaporan bagi kepercayaan publik. Karena itu, kami segera melakukan klarifikasi kepada Bank Indonesia dan menyelaraskan data dengan pihak terkait. Seluruh laporan keuangan Bank Kalsel mencerminkan kondisi yang valid, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fachrudin.

Bank Kalsel juga mengapresiasi semua pihak yang telah membantu proses klarifikasi ini. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola internal serta keandalan sistem pelaporan keuangan, demi menjaga integritas lembaga dan kepercayaan masyarakat. (red)

Facebook Comments Box

Tito dan Purbaya Kompak: Dana Daerah Harus Segera Dibelanjakan

0
Tito dan Purbaya Kompak Dana Daerah Harus Segera Dibelanjakan
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa dan Mendagri, Tito Karnavian. (Ist)

BANJARBARU POST, Jakarta — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dana daerah tidak boleh dibiarkan mengendap di bank, melainkan harus segera dimanfaatkan untuk kepentingan publik. Pernyataan ini ia sampaikan sejalan dengan pandangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang sama-sama mendorong percepatan penyerapan anggaran daerah.

“Tujuan kita sama, dana daerah jangan mengendap di bank, tapi segera dibelanjakan untuk masyarakat,” ujar Tito dikutip dari Antara, Minggu (26/10/2025).

Tito menjelaskan, perbedaan data mengenai simpanan pemerintah daerah antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bukanlah masalah substansi, melainkan hanya perbedaan teknis pelaporan.

Menurut data Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) per Oktober 2025, total dana simpanan pemerintah daerah tercatat Rp215 triliun. Sementara itu, data Bank Indonesia (BI) yang dikutip oleh Menteri Keuangan menunjukkan jumlah Rp233 triliun per Agustus 2025.

Tito menilai selisih sekitar Rp18 triliun tersebut wajar karena adanya perbedaan waktu pelaporan dua bulan antara kedua lembaga.

“Sangat wajar jika berkurang. Kalau Agustus Rp233 triliun, lalu Oktober Rp215 triliun, artinya Rp18 triliun itu sudah dibelanjakan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa baik Kemendagri maupun Kemenkeu memiliki semangat yang sama dalam mendorong percepatan belanja daerah agar dana publik bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Melalui sinergi kedua kementerian, pemerintah berharap pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efisien dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui percepatan belanja publik. (red)

Facebook Comments Box

Viral! Wali Kota Banjarbaru Klarifikasi Data Kas Rp5 Triliun, Ini Faktanya

0
Viral! Wali Kota Banjarbaru Klarifikasi Data Kas Rp5 Triliun, Ini Faktanya

BANJARBARU POST, Banjarbaru – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru memberikan klarifikasi kas daerah usai data yang dirilis oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah (20/10/2025) menyebutkan bahwa Pemkot Banjarbaru memiliki simpanan dana sebesar Rp5,165 triliun hingga September 2025.

Melalui surat resmi bernomor 900.1/1473-SET/X/BPKAD/2025, Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi kas sebenarnya di lingkungan pemerintah daerah.

“Berdasarkan hasil cash opname mandiri yang dilakukan oleh BPKAD Kota Banjarbaru sampai dengan 10 Oktober 2025, total kas daerah yang tercatat hanya sebesar Rp791,25 miliar,” tulis Erna Lisa Halaby dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Keuangan RI dan Gubernur Bank Indonesia di Jakarta.

Menurutnya, perbedaan angka tersebut diduga muncul akibat adanya konsolidasi data perbankan yang belum terverifikasi, sehingga tidak menggambarkan kondisi keuangan daerah secara akurat.

Dalam surat tersebut, Wali Kota Banjarbaru meminta Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia untuk memberikan penjelasan mengenai komponen simpanan dana yang dimaksud serta melakukan verifikasi ulang terhadap data resmi. Langkah ini, katanya, penting agar tidak timbul persepsi publik yang keliru terkait pengelolaan keuangan daerah.

“Surat klarifikasi ini merupakan bentuk tanggung jawab dan transparansi Pemkot Banjarbaru dalam penyajian data keuangan daerah. Kami ingin menjamin keakuratan informasi fiskal dan memastikan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) mendatang tepat sasaran,” lanjutnya.

Orang nomor satu di lingkungan Pemkot Banjarbaru ini juga menegaskan, transparansi keuangan daerah menjadi bagian penting untuk menjamin pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Banjarbaru.

Surat klarifikasi ini ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri RI, Gubernur Kalimantan Selatan, serta arsip resmi Pemkot Banjarbaru. (red)

Facebook Comments Box

Bandara Syamsudin Noor Catat Sejarah! Penerbangan Internasional Perdana ke Kuala Lumpur Resmi Terbang

0
Bandara Syamsudin Noor Catat Sejarah! Penerbangan Internasional Perdana ke Kuala Lumpur Resmi Terbang
Bandara Syamsudin Noor resmi layani penerbangan internasional perdana Banjarmasin–Kuala Lumpur. (FOTO: IG banjarbaru.tv)

BANJARBARU POST, Banjarbaru – Sejarah baru terukir di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Untuk pertama kalinya, bandara kebanggaan warga Banua ini melayani penerbangan internasional Banjarmasin–Kuala Lumpur. Momentum bersejarah ini menandai langkah besar bagi Kalimantan Selatan dalam memperluas konektivitas udara dan membuka pintu dunia bagi potensi ekonomi, pariwisata, hingga investasi daerah.

Suasana pagi di terminal internasional terasa istimewa. Pukul 09.50 WITA, pesawat AirAsia dari Kuala Lumpur mendarat mulus di landasan pacu, disambut dengan prosesi water salute — tradisi khas penerbangan dunia untuk menandai momen perdana. Air mancur dari dua truk pemadam menyembur tinggi membentuk gerbang air megah, simbol selamat datang bagi penerbangan yang akan menghubungkan dua negara serumpun.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby hadir bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak pengelola bandara untuk menyambut rombongan penumpang. Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita dan pengalungan bunga, menghadirkan suasana hangat dan penuh kebanggaan.

Menurut jadwal, rute Banjarmasin–Kuala Lumpur akan dioperasikan empat kali seminggu — setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Usai mendarat, pesawat dijadwalkan kembali terbang menuju Kuala Lumpur pukul 10.15 WITA, membawa semangat baru untuk mobilitas masyarakat lintas negara.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Gubernur Kalsel mengungkapkan rasa syukur dan haru atas terciptanya penerbangan internasional pertama di Banua.

“Kami menganggap ini adalah babak baru dalam konektivitas udara yang tentu akan membuka berbagai peluang pariwisata, perdagangan, maupun investasi bagi Kalimantan Selatan,” ujar Syarifuddin mewakili Gubernur. (red)

Facebook Comments Box

Ucapan Terakhir Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia

0
Ucapan Terakhir Patrick Kluivert untuk Timnas Indonesia
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

BANJARBARU POST – Pelatih asal Belanda Patrick Kluivert telah resmi mengakhiri kerja sama dengan Timnas Indonesia setelah sembilan bulan menukangi skuad Garuda. PSSI pun mengumumkan keputusan tersebut pada Kamis (16/10/2025) lalu, usai kedua pihak sepakat untuk memutus kontrak lebih awal melalui mekanisme mutual termination.

Langkah ini menjadi akhir dari perjalanan singkat Kluivert yang dikontrak selama dua tahun sejak Januari 2025. Dalam masa kepemimpinannya, mantan penyerang Barcelona itu sempat membawa semangat baru dan strategi modern bagi tim Merah Putih.

Lewat unggahan di media sosial pribadinya, Kluivert mengungkapkan rasa kecewa karena gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, namun tetap bangga atas perjuangan seluruh pemain.

“Meskipun saya sangat kecewa dan menyesal karena tidak lolos ke Piala Dunia, saya akan selalu bangga dengan apa yang telah kita bangun bersama,” tulis Kluivert.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, staf, penggemar, serta Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

“Terima kasih atas perjalanan yang tak terlupakan ini. Indonesia akan selalu punya tempat spesial di hati saya,” tambahnya.

Sementara itu, Erick Thohir menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada Kluivert beserta tim kepelatihannya atas dedikasi mereka selama hampir satu tahun.

“Terima kasih atas kontribusi Coach Patrick dan tim selama hampir 12 bulan bersama Timnas Indonesia,” ujar Erick melalui akun Instagram resminya.

Erick menegaskan keputusan berpisah dilakukan secara baik-baik dan penuh rasa hormat.

“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick sepakat mengakhiri kerja sama ini. Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang untuk Merah Putih,” kata Erick.

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Indonesia sempat tampil impresif di awal Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 6-0 atas Brunei Darussalam. Namun, harapan melangkah ke babak selanjutnya pupus setelah kalah tipis 0-1 dari Irak di ronde keempat.

Meski gagal melangkah ke Piala Dunia, Erick menegaskan perjalanan Timnas belum berakhir. Ia menyebut akan dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembinaan pemain dan arah strategis jangka panjang tim nasional.

“Kita akan melakukan evaluasi dan menentukan target berikutnya agar Indonesia bisa masuk ranking 100 besar dunia, tampil lebih baik di Piala Asia 2027, dan menatap Kualifikasi Piala Dunia 2030 dengan optimisme,” tegas Erick.

Erick juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang telah memberikan dukungan penuh sejak awal kualifikasi hingga akhir perjuangan.

“Perjalanan ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 sudah menjadi sejarah tersendiri bagi sepak bola Indonesia,” ujarnya. (red)

Facebook Comments Box

Vulla Hendrata Bawa Honda Stylo160 Bergaya Neo Boardtracker ke Mooneyes Yokohama 2025

0
Vulla Hendrata Bawa Honda Stylo160 Bergaya Neo Boardtracker ke Mooneyes Yokohama 2025
Karya modifikator Indonesia Vulla Hendrata melalui Honda Dream Ride Project terpilih tampil di Mooneyes Yokohama 2025 dengan Honda Stylo160. (FOTO: AHM)

BANJARBARU POST, Jakarta – Karya modifikator Indonesia kembali menorehkan prestasi internasional. Melalui Honda Dream Ride Project (HDRP) 2025, hasil kolaborasi tiga juara nasional Honda Modif Contest (HMC) 2024 terpilih tampil di ajang modifikasi dunia Mooneyes Yokohama Hot Road Custom Show 2025, yang akan digelar di Jepang pada 7 Desember mendatang.

Ajang pemilihan karya terbaik HDRP digelar pada Kustomfest 2025 di Yogyakarta, 4–5 Oktober lalu. Dari tiga karya finalis, juri internasional yang terdiri dari Kaichiro Kurosu (Cherry’s Company), Masayuki Sugihara (Luck MC), dan Yuichi Yoshizawa (Custom Works Zon) memilih hasil karya Vulla Hendrata sebagai wakil Indonesia di Mooneyes Jepang.

Vulla yang menjadi pemenang kelas Free for All (FFA) HMC 2024 memodifikasi skutik premium Honda Stylo160 dengan konsep Neo Boardtracker bergaya modern retro. Karyanya dinilai mampu menampilkan karakter ekspresif sekaligus memperkuat citra motor sebagai bagian dari gaya hidup berkendara.

Vulla Hendrata, ia mengungkapkan rasa bangganya bisa membawa karya ke tingkat dunia.

“Saya sangat bersyukur, kerja keras dalam 4 bulan terakhir bisa terbayarkan, perlu ekstra tenaga, pikiran dan juga biaya untuk bisa menyelesaikan project Arjuno ini. Senang dan bangga semua emosi bercampur aduk. Untuk persiapan ke Mooneyes yang pasti saya ingin memberikan karya terbaik supaya membanggakan nama Indonesia di kancah internasional. Langkah utama pastinya melakukan sharing dengan mentor-mentor saya, apa lagi yang perlu dibenahi supaya lebih maksimal,” ungkapnya.

Selama empat bulan proses pengerjaan, Vulla melakukan berbagai penyesuaian pada stoplamp, headlamp, dan bentuk rangka agar tampilan futuristik motor dapat tercapai.

Sementara itu, Yano Sunny, perwakilan Mooneyes yang hadir di Kustomfest, mengaku kagum terhadap karya para peserta HDRP.

“Saya sangat terkejut melihat karya 3 peserta dengan basic motor Honda Stylo160, saya sangat mengapresiasi pilihan juri karena motor pemenang ini berani menampilkan hal yang sangat berbeda dan eksekusi dengan standar tinggi, selamat berkompetisi di acara kami di Jepang,” ujarnya.

Dari pihak penyelenggara, General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menyebut bahwa apresiasi dari Mooneyes menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia modifikasi Indonesia.

“HDRP merupakan bentuk dukungan atas tumbuhnya dunia modifikasi sepeda motor di Indonesia yang berkarakter. Kali ini apresiasi yang didapatkan dari ajang bergengsi modifikasi dunia, Mooneyes, tentu menjadi semangat tersendiri untuk menginspirasi masyarakat melalui karya modifikasi Honda,” ujar Andy.

Sejak Juni 2025, para peserta HDRP mendapat pendampingan langsung dari mentor modifikasi ternama seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles), Ajus Mulyawarman (AMS Garage), Kengo Kimura (Heiwa MC), dan Yayack Lekha (Queenlekha Choppers), dengan dukungan tim teknis AHM. Mereka tidak hanya diajarkan estetika, tetapi juga aspek keamanan dan kenyamanan berkendara.

Selain Vulla, dua peserta lain juga menampilkan karya memukau. Yusa Firdaus dari 902 Garage Bekasi menonjolkan konsep low rider pada Honda Stylo160, dengan ubahan pada suspensi dan ban besar untuk kesan gagah. Sementara Lutvia Fasichin dari TCM mengusung konsep streamliner dengan pengerjaan handmade parts selama lebih dari tiga bulan.

Honda Dream Ride Project sendiri memberi ruang bagi modifikator muda untuk mengembangkan kreativitas dan membangun sepeda motor sesuai karakter masing-masing, mulai dari perencanaan konsep, desain, material, jadwal pengerjaan, hingga manajemen biaya dan keamanan berkendara. (red)

Facebook Comments Box

Pesona Kain Sasirangan Banjarbaru Menyita Perhatian Pengunjung Asal Malaysia

0
Pesona Kain Sasirangan Banjarbaru Menyita Perhatian Pengunjung Asal Malaysia
Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman (tengah) saat mengunjungi stand Dekranasda Kota Banjarbaru di Trade Expo Indonesia. (FOTO: Oriz/MedCenBJB)

BANJARBARU POST, Tangerang – Produk-produk unggulan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kota Banjarbaru berhasil mencuri perhatian pengunjung ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025) lalu.

Dalam pameran berskala internasional tersebut, Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarbaru menghadirkan dua pelaku UMKM andalan, yaitu Heldawati dari UMKM Mama Dildan dan Siti Mariyana dari UMKM Kerajinan Purun Al Firdaus.

Sepanjang kegiatan, Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Ririen Kartika Rini bersama jajaran aktif memperkenalkan berbagai produk unggulan khas Banjarbaru, mulai dari kain sasirangan, kerajinan purun, hingga aneka produk olahan lokal kepada para pengunjung dan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.

Salah satu pengunjung asal Sabah, Malaysia, Joanne, mengaku terkesan dengan keindahan dan keunikan sasirangan Banjarbaru.

“Sasirangan dari Banjarbaru memiliki warna yang menarik dan motif yang unik. Saya suka karena terlihat berbeda dibandingkan daerah lain,” ujarnya.

Stand Dekranasda Banjarbaru tampak ramai dikunjungi oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri Perdagangan Indonesia Dyah Roro Esti, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman, dan Hj. Fitriyana, istri Wakil Bupati Tanah Bumbu.

Kehadiran produk-produk UMKM Banjarbaru di ajang bergengsi ini menjadi bukti nyata bahwa pelaku UMKM Banjarbaru mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah melalui karya kreatif dan inovatif. (red)

Facebook Comments Box

Sejarah Baru di Nusantara, Penanaman 1.010 Pohon Kopi Liberika Catat Rekor MURI

0
Sejarah Baru di Nusantara, Penanaman 1.010 Pohon Kopi Liberika Catat Rekor MURI
IKN mencetak rekor dunia MURI lewat penanaman 1.010 pohon kopi liberika oleh 1.486 peserta. (OIKN)

BANJARBARU POST, Nusantara — Semangat kolaborasi hijau mewarnai Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (10/10/2025). Di tepian DAS Sanggai, sebanyak 1.486 peserta bergotong royong menanam 1.010 pohon kopi liberika, mencatatkan diri dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai aksi penanaman kopi liberika dengan peserta terbanyak di Indonesia.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi lintas sektor yang mengakar kuat di tanah calon ibu kota baru Indonesia. Di balik kesuksesan acara tersebut, berdiri banyak pihak yang terlibat — mulai dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara (PPU), Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku, Universitas Mulawarman, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda, SMK Negeri 1 PPU, hingga Tim Aktivis Olahraga Air.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari berbagai mitra strategis seperti Bank Indonesia, Pupuk Kaltim, Bakoel Bambu, Selera Nikmat Nusantara, dan Kampung Kecil, menjadikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan pergerakan nyata menuju ekosistem pertanian berkelanjutan di IKN.

Dalam sambutannya, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa aksi penanaman ini bukan hanya tentang rekor, tetapi tentang semangat kolektif membangun Nusantara dari akarnya.

“Saya memohon kepada penanggung jawab MURI, dicatat betul satu per satu penanamnya. Jadi, ini bukan hanya seremoni bagi kita, ini semangat kita. Semua masyarakat berkumpul, meningkatkan kopi liberika sebagai branding sendiri sekaligus produk unggulan Nusantara,” ujar Basuki.

Basuki juga mengingatkan bahwa kopi liberika bukan tanaman baru bagi masyarakat Sepaku. Tanaman ini telah menjadi bagian dari sejarah daerah tersebut sejak tahun 1981. Sebagai bentuk penghargaan, Basuki bahkan menyerahkan langsung piagam rekor MURI kepada Asosiasi Petani Kopi Liberika Sepaku (APKLS).

“Rekor ini akan saya serahkan kepada ‘profesor kopi liberika Sepaku’, sebagai dorongan dan dukungan penanaman kopi liberika ke depan di Nusantara,” serunya sambil memberikan penghargaan kepada Penasihat APKLS, Slamet Prayoga.

Sementara itu, Ketua APKLS, Sugiman, mengungkapkan bahwa kopi liberika memiliki daya tahan tinggi sekaligus potensi ekonomi besar bagi masyarakat.

“Di segala medan, dia mampu hidup dan susah mati. Secara ekonomi, dia juga lebih menguntungkan, apalagi dibandingkan dengan bisnis sawit,” ujarnya.

Sugiman bahkan menyebutkan, saat ini sudah ada permintaan ekspor sebanyak 20 kontainer biji kopi liberika dari Qatar, menandakan tingginya potensi pasar global terhadap produk Nusantara tersebut. (red)

Facebook Comments Box

Antisipasi Insiden, Wali Kota Banjarbaru Bentuk Satgas dan Siap Sidak Dapur MBG

0
Antisipasi Insiden, Wali Kota Banjarbaru Bentuk Satgas dan Siap Sidak Dapur MBG
Rakor Penyelenggaraan Program MBG yang digelar di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Selasa (14/10/2025). (FOTO: MedCenBJB)

BANJARBARU POST, Banjarbaru — Menyikapi sejumlah insiden yang terjadi di beberapa daerah terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Banjarbaru bergerak cepat untuk memastikan hal serupa tidak terjadi di Kota Idaman.

Langkah antisipatif dibahas dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG yang digelar di Ruang Tamu Utama Wali Kota Banjarbaru, Selasa (14/10/2025). Rapat tersebut menjadi forum penting bagi lintas instansi dalam memperkuat sistem pengawasan dan koordinasi program.

Dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, pertemuan ini turut dihadiri Dandim 1006/Banjar, Bambang Prasetyo Prabujaya, Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X. Febry Aceng Loda, serta perwakilan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam pertemuan tersebut, pihak SPPG menyampaikan laporan terkini mengenai pelaksanaan program di lapangan, mulai dari proses pengiriman hingga penyajian makanan. Semua masukan itu menjadi bahan evaluasi agar program Makan Bergizi Gratis di Banjarbaru terus berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Erna Lisa menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Langkah ini kita laksanakan dalam upaya pencegahan dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Banjarbaru kini telah resmi dibentuk. Surat Keputusan (SK) pelaksanaannya pun telah diterbitkan usai melewati proses penyempurnaan. Tidak berhenti di situ, Erna Lisa juga membuka kemungkinan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa dapur pengelola.

“Insya Allah, tidak menutup kemungkinan nanti kami akan menyidak beberapa dapur yang ada di Kota Banjarbaru,” katanya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan standar kebersihan, kualitas bahan, dan keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa sejauh ini pelaksanaan program MBG di Banjarbaru berjalan tanpa hambatan berarti.

“Untuk Banjarbaru, tidak ada masalah. Mudah-mudahan ke depan pun tidak akan terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Hingga kini, tercatat 21 SPPG aktif di lima kecamatan di Kota Banjarbaru. Masing-masing satuan pelayanan tersebut mampu menyiapkan lebih dari 3.000 porsi makanan bergizi setiap hari, yang disalurkan kepada masyarakat secara merata. (red)

Facebook Comments Box