Beranda blog Halaman 12

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (6)

0
Ibu Kota Kalsel
Masjid Agung Al Munawarah di jalan Trikora, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru. (foto: twitter/ragammasjid)

BANJARBARU POST, Wisata – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukan) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Masjid Agung Al Munawarah. Masjid dengan dominasi warna hijau ini berdiri megah di jalan Trikora, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Masjid berkubahkan kler hijau dihiasi less warna kuning dan biru ini dibangun di atas lahan 3 hektar.

Masjid Agung Al Munawarah
Masjid Agung Al Munawarah berhadapan dengan RTH Islami.

Dilengkapi dengan area parkir luas, sarana wudhu dan toilet yang dipisah antara pria dan wanita.

Masjid Agung ini diresmikan oleh Wali Kota Banjarbaru saat itu Rudy Resnawan pada Kamis, 1 Juli 2010 lalu.

Dihadapannya terdapat hamparan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Islami Masjid Agung Al Munawarah nan indah dengan gerbang bertulisan Banjarbaru. (redaksi)

Facebook Comments Box

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (5)

0
Ibu Kota Kalsel
Kampung Pelangi Banjarbaru. Kawasan wisata yang berada di Bantaran Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan. (foto: google)

BANJARBARU POST, Wisata – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukan) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Kampung Pelangi. Kawasan wisata yang berada di Bantaran Sungai Kemuning, Kelurahan Guntung Paikat, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Bajarbaru, Kalimantan Selatan ini layak dikunjungi, selain bisa buat spot foto yang menarik di kawasan ini tersedia pula berbagai kuliner khas maupun kekinian.

Kampung Pelangi sendiri merupakan kawasan padat pemukiman, awalnya bangunan menjorok ke sungai sehingga terlihat kumuh. Namun sejak 2017 lalu kawasan ini mulai ditata, barisan rumah yang menjorok ke sungai berganti dengan pedestrian dilengkapi dengan tempat duduk sehingga pengunjung bisa bersantai.

Pemandangan rumah-rumah disekitarnya pun telah berubah, dibalut dengan cat berwarna-warni serta dihiasi berbagai macam gambar.

Pemandangan pada malam harinya pun tak kalah menarik, lampu warna warni kelap kelip silih berganti.

Tak salah kawasan ini menjadi salah satu tempat favorit di Banjarbaru untuk bersantai. (redaksi)

Facebook Comments Box

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (4)

0
Ibu Kota Kalsel
Museum Lambung Mangkurat. (foto: Ali)

BANJARBARUPOST.CO.ID, Wisata – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukan) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Museum Lambung Mangkurat. Bangunan 2 lantai dengan bentuk khas rumah adat suku Banjar ini terletak di jalan Ahmad Yani km 35 Kota Banjarbaru. Akses menuju museum ini sangat mudah.

Berbagai benda bersejarah dipamerkan di dalam museum Lambung Mangkurat ini, mulai dari benda yang berkaitan masa sebelum Kalimantan Selatan menjadi provinsi kemudian tentang perkembangan masyarakat Banjar dari zaman purba hingga menuju masa kerajaan dan masa perjuangan melawan penjajah.

Selain itu terdapat pula miniatur rumah adat, miniatur sampan pakaian-pakaian adat pernikahan suku banjar, kerajinan tangan, alat-alat kesenian hingga diorama pelaminan.

Penamaan Lambung Mangkurat sendiri diambil dari nama raja ke-2 atau pemangku Kerajaan Negara Dipa (cikal bakal Kesultanan Banjar) setelah dilakukan peresmian ulang pada tanggal 10 Januari 1979 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pada masa Kabinet Pembangunan III Daoed Joesoef. (redaksi).

Facebook Comments Box

Sidang Isbat Awal Zulhijah 1444 H Digelar 18 Juni 2023

0
Sidang Isbat

BANJARBARU POST, Jakarta – Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1444 H pada Minggu, 18 Juni 2023. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib mengatakan, Sidang Isbat akan digelar di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

“Sidang isbat awal Zulhijah akan dilaksanakan Minggu, 18 Juni 2023 atau bertepatan dengan tanggal 29 Zulqaidah di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama, Jl. M.H Thamrin No. 6, Jakarta,” ujarnya pada Rapat Persiapan Penetapan Awal Zulhijah, di Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Adib menjelaskan, sidang penetapan awal Zulhijah ini merupakan salah satu bentuk layanan keagamaan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah di Hari Raya Iduladha.

“Sidang ini merupakan salah satu layanan yang diberikan oleh Kementerian Agama kepada umat, untuk mendapat kepastian mengenai pelaksanaan ibadah Hari Raya Iduladha,” terangnya.

Menuju pelaksanaannya, Adib mengajak seluruh pihak terkait untuk mempersiapkan segala sesuatunya, sehingga bisa menghasilkan keputusan yang akan ditetapkan oleh Menteri Agama.

“Ini menjadi tugas dan fungsi kita semua. Tentu membutuhkan pelaksanaan yang baik. Karena nantinya, hasil keputusan Sidang Isbat akan ditetapkan oleh Pak Menteri,” pungkasnya.

Adib menjelaskan, Kemenag juga akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah pada 99 titik di Indonesia. Hasil rukyatul hilal merupakan sebagai salah satu rujukan dalam penetapan waktu Iduladha 1444 H.

“ Sebelum sidang isbat, kita akan menggelar rukyatul hilal awal Zulhijah 1444 H pada Minggu, 18 Juni 2023 . Kita memutuskan akan menggelar rukyatul hilal di 99 lokasi seluruh wilayah Indonesia,” kata Adib.

Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1444 H akan dihadiri Duta Besar Negara Sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, serta lembaga dan instansi terkait lainnya. (*)

Facebook Comments Box

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (3)

0
Ibu Kota Kalsel
Hutan Pinus Mentaos. (foto: Disbudpar Banjarbaru)

BANJARBARU POST, Wisata – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukannya) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Hutan Pinus Mentaos. Sesuai dengan namanya jelaslah tempat ini dipenuhi dengan pohon Pinus, namun walaupun tersemat kata hutan, lokasinya ini berada di tengah kota bahkan tak jauh dari Kantor Balai Kota tepatnya di jalan Pangeran Suriansyah Ujung, Kelurahan Mentaos, Kota Banjarbaru.

Ketika memasuki kawasan ini anda jelas disambut hamparan pohon Pinus berdiri tertegun sembari sedikit melambai membuat suasana menjadi asri dan sejuk. Sejak dipercantik sehingga pada 2017 lalu tempat ini dinobatkan menjadi salah satu tempat wisata yang ada di Kota Banjarbaru. (redaksi)

Facebook Comments Box

Pangeran Mohammad Noor Gubernur Pertama Kalimantan

0
Pangeran Mohammad Noor
Pangeran Mohammad Noor (tengah) Gubernur Kalimantan pertama saat bersama Mohammad Hatta Wakil Presiden Petama RI (kiri). (foto: historia.id)

BANJARBARU POST – Berdasarkan Keputusan Presiden tanggal 6 November 2008, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada gelar kepada enam tokoh.

Keenam tokoh itu diantaranya adalah Abdurahman Baswedan (D.I Yogyakarta), Hj. Andi Depu (Sulawesi Barat), Depati Amir (Bangka-Belitung), Kasman Singodimedjo (Jawa Tengah), Mohammad Noor (Kalimantan Selatan), dan K.H. Syam’un (Banten).

Mohammad Noor atau Pangeran Mohammad Noor merupakan satu-satunya tokoh yang mewakili daerah Kalimantan. Bangsawan Kesultanan Banjar kelahiran Martapura, Kalimantan Selatan pada 24 Juni 1901 ini mempunyai jasa besar tatkala ditunjuk sebagai gubernur pertama Kalimantan (saat itu masih disebut Borneo).

“Sebagai gubernur pertama (Noor) luar biasa. Beliau memiliki jasa besar mempersatukan pejuang di Kalimantan,” ujar sejarawan Sulawesi Selatan,Taufik Ahmad dikutip dari Historia.id.

Karena seorang ningrat, Mohammad Noor tak kesulitan mengecap pendidikan tinggi pada zaman kolonial. Dirinya pun pernah bersua dengan Soekarno (Presiden RI Pertama) tatkala mereka sama-sama berkuliah di Technische Hooge School (Sekolah Tinggi Teknik) di Bandung. Pada 1927, Mohammad Noor menyelesaikan kuliahnya dan meraih gelar insinyur sipil serta menjadi orang Kalimantan pertama yang berpredikat sarjana.

Setelah menyelesaikan kuliah, Mohammad Noor sempat menjadi pegawai kolonial dan lama menghabiskan waktunya di Jawa sebagai teknokrat. Setelah lulus kuliah, Noor diangkat sebagai insinyur sipil pada Departement Verkeer dan Waterstaat yang menangani persoalan irigasi di Tegal. Pada 1929, dia dimutasi ke Malang kemudian Batavia. Pada 1933, Noor kembali ke tanah kelahirannya, Banjarmasin. Selain mendedikasikan keahliannya membenahi irigasi, Mohammad Noor juga terjun ke politik sebagai anggota Dewan Rakyat Hindia, Voolkraad menggantikan posisi ayahnya, Pangeran Ali.

Dilansir dari Historia.id, pada masa pendudukan Jepang, Mohammad Noor menetap ke Wonosobo, Jawa Tengah sebagai Kepala Irigasi Pakalem-Sampean. Hingga pada awal tahun 1945 dirinya diangkat menjadi Wakil Sumobucho (setara sekretaris jenderal) Dobuko (Departemen Perhubungan/Pekerjaan Umum).

Pangeran Mohammad Noor teridentifikasi sebagai tokoh kemerdekaan Indonesia tatkala dirinya menjadi salah satu anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI yang tercatat dalam buku Naskah Persiapan Undang Undang dasar 1945, Mohammad Yamin mencatat nama “Tuan Mohammad Noor” atau tertuis “Mohd. Noor” yang mewakili wilayah Kalimantan.

Setelah Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia, Pangeran Mohammad Noor ditunjuk menjadi Gubernur Kalimantan. (redaksi)

Facebook Comments Box

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (2)

0
Ibu Kota Kalsel
Taman Vander Vijl. (foto: google)

BANJARBARU POST, Wisata – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukannya) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Taman Vander Vijl. Taman yang dibangun pada masa Gubernur Kalimantan dr Murdjani ini merupakan sebuah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Letaknya pun tak jauh dari Lapangan dr Murdjani atau berada di jalan Pangeran Suriansyah, Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Terdapat wahana permainan anak-anak dan juga beberapa hewan tak jarang tepat ini sebagai pilihan bersantai warga bersama keluarganya. Tak cuma itu taman ini pun terkadang dipergunakan untuk menggelar event atau acara berskala lokal maupun nasional.

Nama Vander Vijl sendiri diambil dari seorang arsitek berkebangsaan Belanda yang merancang tata kota di Kota Idaman mulai tahun 1950 hingga dirinya meninggal pada tahun 1974 lalu.

Pemilik nama lengkap Dirk Andries Williem Van Der Pijl bersama istrinya ini pun bermakam di Banjarbaru. (redaksi)

Facebook Comments Box

Dikirim Hingga Sulawesi, Buket Bikinan Raayfariz.id Homecreative Banjarbaru

0
Raayfariz.id Homecreative
Buket bikinan Raayfariz.id Homecreative sudah dikirim ke Sulawesi dan Sumatera. (foto: abe)

BANJARBARU POST, Banjarbaru – Menyambangi rumah dengan dominasi kler putih dihiasi garis biru muda terletak di kawasan Karang Anyar I, Komplek Balitan 4 jalan Pasir Putih Blok G nomor 1 RT 12 Kelurahan Loktabat, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan disambut papan nama bermotif bunga dengan bertulisan RaayFariz.id Homecreative beberapa waktu yang lalu.

“Maaf yaa, sambil ngerjain pesanan, soalnya jam 2 ini mau diantar kepada yang pesan,” ujar seorang ibu muda membalas sapa pembuka dari kami, yang ternyata belakangan diketahui tuan rumah sekaligus pemilik usaha RaayFariz.id Homecreative.

Raayfariz.id Homecreative
Buket hasil gawe Raayfariz.id Homecreative.

Kedatangan kami bukan tak diundang. Setelah menghubungi nomor 0811 51111 89 kami pun janjian untuk bersua. Sebabnya ketika membuka aplikasi sosial media instagram (IG), akun raayfariz.id_homecreative mampir di beranda, nampak disitu bucket atau buket yang biasa diisi bunga untuk diberikan sebagai cinderamta tapi diisi berbagai makanan ringan, permen atau coklat.

“Bahkan sesekali dihiasi dengan uang, tergantung pesanan,” ujar ibu muda yang ketahui bernama Aida Fitriana sekaligus pemilik usaha Raayfariz.id Homecreative.

Buket yang dibuatnya diketahui biasa dikirimkan sebagai hadiah, perayaan ulang tahun, wisuda maupun pernikahan bahkan pernah dipesan untuk diberikan kepada orang yang sakit.

Raayfariz.id Homecreative
Raayfariz.id Homecreative berada di kawasan Karang Anyar I, Komplek Balitan 4 jalan Pasir Putih Blok G nomor 1 RT 12 Kelurahan Loktabat, Kecamatan Banjarbaru Utara.

Sambil disuguhi teh panas dan beberapa gorengan, bertempat diruang tamu yang sebagiannya disulap menjadi workshop dirinya bercerita, mengawali usaha pada tahun 2018 lalu. Seperti kisah kebanyakan, usaha yang digelutinya tidak langsung ramai, namun seiring waktu berkat kekuatan hati dan kegigihan serta pelayanan yang baik usahanya pun mulai dikenal orang lain.

Pelanggan ia dapat dari follower IG, marketplace (Shoope, Tokopedia), teman dan keluarga. Untuk pelanggan pun tak hanya berasal dari Kota Banjarbaru, namun berasal dari berbagai Kabupaten/Kota yang ada di Kalsel bahkan sampai Sumatera.

“Pernah kirim juga sampai Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan,” ungkap Aida.

Raayfariz.id Homecreative
Beberapa pesanan homedecor.

Tak hanya buket, nampak di workshop ada beberapa hiasan dinding berbentuk unik.

“Alhamdulillah saat ini mulai ada pesanan untuk homedecor yang berasal dari handmade (kerajinan tangan),” timpal Aida. (redaksi)

Facebook Comments Box

Raih Golden Buzzer, Putri Ariani: Enggak Nyangka dan Terharu

0
Putri Ariani
Putri Ariani Penyanyi asal Indonesia raih golden Buzzer dalam ajang America's Got Talent musim ke-18. (foto: tangkapan layar)

BANJARBARU POST – Penyanyi asal Indonesia Putri Ariani tengah menjadi perbincangan setelah dirinya berhasil meraih Golden Buzzer dalam ajang America’s Got Talent (AGT) musim ke-18.
Pemilik nama lengkap Ariani Nisma Putri dalam penampilannya membuat takjub para juri, dengan menyanyikan lagu “Loneliness” ciptaannya sendiri tak ayal membuat para penonton merinding.

Usai menyanyikan lagu “Loneliness” salah satu juri AGT, Simon Cowell menaiki panggung menghampiri Putri Ariani sembari berbincang dengan ayahnya yang turut memasuki panggung saat itu, kemudian lagu kedua pun dinyanyikan oleh pemenang Indonesia’s Got Talent 2014.

Usai menyanyikan lagu kedua, sontak para juri AGT yang diawaki Simon Cowell, Howie Mandel, Heidi Klum, dan Sofia Vergara beserta para penonton berdiri memberikan applus tak sedikit pula menunjukkan rasa harunya.

Komentar pujian pun diberikan juri kepada putri dari pasangan Ismawan Kurnianto dan Reni Alfianty hingga giliran Simon Cowell, “Kamu umur 17 tahun, kamu bisa menulis lagu sendiri, kamu punya suara yang sangat unik, benar-benar sangat bagus, aku tidak tahu kalau ini bikin perbedaan atau tidak,” sambil berdiri dan memencet tombol Golden Buzzer.

Dengan tiket Golden Buzzer itu, Putri Ariani berhak tampil pada babak semifinal.

Menaggapi hal itu, melansir dari kompas.com Putri Ariani mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan Golden Buzzer

“Sedikit (grogi), lebih banyak excited,” ujar Putri di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2023).

“Enggak bisa didefinisikan, enggak nyangka dan terharu. Bangga dan bersyukur karena Putri bisa dapat golden buzzer, biasanya nonton doang,” tandasnya dengan suara bergetar. (abe)

Facebook Comments Box

Menyusuri Wisata di Ibu Kota Kalsel ‘Nang Hanyar’, Banjarbaru (1)

0
Ibu Kota Kalsel
Lapangan dr Murdjani atau biasa disebut lapangan Murjani. (foto: google)

BANJARBARU POST, Banjarbaru – Kota Banjarbaru merupakan salah satu kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan, sejak disahkannya Undang Undang Nomor 8 tahun 2022 pada Pebruari lalu Kota Idaman (julukan) ini resmi menjadi Ibu Kota Kalsel.

Ibu Kota Kalsel nang hanyar ini yang dibekali luasan wilayah 371,4 km2 ini memiliki lima kecamatan dan dua puluh kelurahan sehingga rasanya kurang lengkap kalau tidak mengunjungi spot-spot yang menarik di kota ini.

Lapangan dr. Murdjani. Rasa-rasanya kalau membicarakan Kota Banjarbaru kurang lengkap tak mengunjungi tempat ikonik ini.

Terletak di pusat kota, lapangan dr. Murdjani atau biasa disapa lapangan Murjani oleh warga setempat masuk wilayah Loktabat Utara Kecamatan Banjarbaru Barat Kota Banjarbaru atau berseberangan Balai Kota.

Tempat ini terkadang dipergunakan sebagai tempat upacara, pagelaran event lokal maupun nasional bahwa bisa dipergunakan sebagai ajang perlombaan balap (road race).

Namun kesehariannya, setiap menjelang sore hingga malam tempat ini ramai dikunjungi warga karena selain untuk bersantai juga menyunguhkan berbagai permainan yang siap dinikmati dan kehadiran Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menawarakan berbagai dagangan.

Disematkannya nama dr Murdjani pada tempat ini selain jasanya dalam pembentukan Kota Banjarbaru juga merupakan sosok Gubernur Kalimantan (1950 – 1953) yang merancang Kota Idaman ini berkonsep berestetika dan tata kota. (redaksi)

Facebook Comments Box